Thursday, January 29, 2015

Rancang Kencana Cave


Camera Model  : Canon EOS 500D
Shooting Mode : Manual Exposure
Tv( Shutter Speed ) : 1/10
Av( Aperture Value ) : 3.5
ISO Speed : 100
Lens  : EF-S18-55mm f/3.5-5.6 IS
Focal Length : 18.0 mm
Picture Style : Landscape

Indonesia :
Goa Rancang Kencana terletak di daerah kabupaten Gunung Kidul yang berada di kawasan wisata air terjun Sri Gethuk.  Pengunjung yang ingin menuju kawasan air terjun alangkah baiknya untuk mengahmpiri Goa ini, karena para wisatawan akan di manjakan dengan keasrian dan keindahan stalagitinya yg indah untuk mengabadikan momen bersama sahabat dan keluarga.

English :
Rancang Kencana Cave is located in Gunung Kidul regency which in Sri Gethuk water fall tourist area. The visitors that want to water fall tourist area its better to approached this cave, because the visitors will be pampered by beauty of stalagtit that used to monumentalize with friends and family, This is a beautiful place to visit.

Sunday, January 25, 2015

Sahara Van Java " Gumuk Pasir Parangkusumo"


Camera Model  ; Canon EOS 500D
Shooting Mode : Manual Exposure
Tv( Shutter Speed ) : 1/8
Av( Aperture Value ) : 22.0
ISO Speed : 100
Lens  : EF-S18-55mm f/3.5-5.6 IS
Focal Length : 18.0 mm
Picture Style : Landscape

Indonesia :
Gumuk pasir pasir parangkusumo merupakan tumpukan pasir akibat aktivtas vulkanik gunung Merapi yang terletak di pesisir pantai Parangkusumo. Gumuk pasir ini merupakan satu-satunya padang pasir di Asia Tenggara yang juga oleh orang-orang sekitar dijuluki sebagai  Saharanya Indonesia.

English : 
Parangkusumo sand dunes is a stack of sands  that resulted of Merapi volcanic activity that located in the coast of Parangkusumo beach. This sand dunes is the only one of desert in Southeast Asia that many  people called this sand dunes is Indonesian Sahara.

Thursday, January 8, 2015

Sang Pesuling Keraton


Camera Model  : Canon EOS 500D
Tv( Shutter Speed ) : 1/400
Av( Aperture Value ) : 5.6
ISO Speed : 100
Lens  : EF-S18-55mm f/3.5-5.6 IS
Focal Length : 55.0 mm
Picture Style : Landscape

DESKRIPSI

Indonesia :
Pesuling keraton merupakan seorang abdi dalem keraton yang ditugaskan untuk meniupkan suling yang dipadukan dengan gamelan keraton yang digunakan untuk mengiringi arak-arakan para prajurit keraton atau yang disebut dengan Bregada.

English :
The palace fluter is a palace courtiers that assigned to blow the flute that be combined with palace gamelan that be used to  accompany the procession of palace soldiers or these so-called with Bregada

Tuesday, January 6, 2015

Sekaten Blur Motion


Camera Model  : Canon EOS 500D
Shooting Mode : Manual Exposure
Tv( Shutter Speed ) : 4
Av( Aperture Value ) : 22.0
ISO Speed : 100
Lens  : EF-S18-55mm f/3.5-5.6 IS
Focal Length : 18.0 mm
Picture Style : Landscape

Indonesia :
Sekaten atau yang lebih dikenal dengan perayaan pasar malam di Kota Yogyakarta merupakan bagian dari perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan setiap setahun sekali. Berbagai macam wahana permainan, kuliner, dan fashion ikut serta dalam meramaikan acara sekaten yang diadakan setiap setahun sekali. 
Pada pengambilan gambar diatas menggunakan nilai shutter speed 4 detik pada kamera membuat efek blur motion pada hasil foto, sehingga hal ini akan menjadikan hasil foto  menjadi lebih dinamis.

English :
Sekaten or that better known with celebration night market in Yogyakarta City is a part from Prophet'S birthday of Muhammad SAW celebration that held once a year. Various kinds of games, culinary and fashion is participate in jazz up of Sekaten that held once a year.
In the above image capture using shutter speed 4 seconds at the camera, so this is make of blur motion effect at the photo result, so this it will make of photo result  become more dynamic.

Thursday, January 1, 2015

Yogyakarta Fireworks Party 2015


Camera Model  : Canon EOS 500D
Shooting Mode : Manual Exposure
Tv( Shutter Speed ) : 4
Av( Aperture Value ) : 11.0
ISO Speed : 200
Lens  : EF-S18-55mm f/3.5-5.6 IS
Focal Length : 20.0 mm
Picture Style : Landscape

Indonesia :
Kemeriahaan perayaan pesta tahun baru 2015 di pertengahan kota Yogyakarta. Dan kemegahan kembang api di langit ,menunjukkan rasa syukur dan bahagia apa yang telah dilalui di tahun 2014 serta terdapat harapan dan serangkaian doa disetiap percikan api  untuk harapan di tahun 2015. Di Tahun 2015 : 
"JADIKAN HARAPAN MENJADI KENYATAAN"

English :
Excitement of Firework party 2015 in the middle of Yogyakarta city, And The greatness fireworks in the sky, is showed of gratitude and cheerful what has passed in 2014, and than there is new hope and litany in each spark for wishes in 2015.
In the 2015 :
"MAKE THE EXPECTATIONS BECOME A FACT" 

Monday, December 29, 2014

Scary Castle


Camera Model  : Canon EOS 500D
Tv( Shutter Speed ) : 1/200
Av( Aperture Value ) : 4.5
ISO Speed : 100

Indonesia :
Sebuah bangunan restoran unik yang mengambil konsep bangunan kerajaan seperti dalam dongeng -dongeng yang menyerupai castle pada jaman dahulu. Letak restoran ini berada di daerah Soragan Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. 
Pengolahan citra hanya sebatas pengolahan hue saturation menggunakan photoshop sehingga castle tampak seram, seperti tak berpenghuni.

English :
A unique restaurant building that take a empire building concept like as in a fairy tales that resembles a antiquity castle. This restaurant location is located in Soragan Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.
Image processing just limited processing about hue saturation using adobe photoshop, so this is make tha castle looks scary such as uninhabited.

Saturday, November 15, 2014

Lost in Dieng Part #2

Assalamu'alaikum Wr. Wb


          Selamat beristirahat dan selamat membaca gan, kali ini ane bakal nglanjutin crita ane Lost in Dieng Part #1 yang sebelumnya pernah ane critain gan. Yaitu tentang perjalanan di hari ke dua ketika di Dieng pada waktu itu.
         Pada hari kedua ini, setelah ane selesai melakukan pendakian gunung Prau, kami pun memutuskan untuk mengunjungi berbagai tempat wisata didaerah dieng plateu ini, kan sayang tu gan udh jauh-jauh dari Jogja klo gak skalian muterin dieng sayang juga kn? apalagi Dieng itu terkenal dengan pemandangan perbukitannya yg sangat indah dengan cuaca udara yang sangat sejuk, maklum gan, kan datarang tinggi Dieng itu merupakan dataran tinggi tertinggi di Pulau Jawa.
           Singkat cerita, perjalanan ane di hari kedua ini setelah ane beranjak pergi dari basecamp pendakian di patak banteng, kami pun  memtusukan menuju Candi Arjuna yang jaraknya kira-kira 3-4 km dari base camp pendakian, kalo menggunakan motor sekitar 5-10 menit lah gan. Tak lama kami melakukan perjalanan menggunakan motor terlihatlah palang-palang nama-nama wisata didaerah Dieng, dan ane pun langsung tertuju pada palang Candi Arjuna, dan kami pun segera bergegas mnuju Candi Arjuna tersebut. Tak lama dari palang tersebut, akhirnya kami sampai pada loket pembayaran menuju Candi Arjuna, disana jasa yang ditawarkan adalah  paket menuju Candi Arjuna dan kawah Sikidang dengan membayar 10 ribu per orangnya, murah kn gan? heee. Setelah itu kami pun bergegas menuju parkiran motor dan menuju kawasan Candi Arjuna. 
          Setelah sampai di Candi Arjuna, satu kata yang bisa ane ucapkan "Amazing", indah banget gan, jadi di sekeliling candi Arjuna ini adalah bukit-bukit indah yang membumbung tinggi dengan pohon-pohonnya yang hijau, membuat kompleks Candi Arjuna ini berasa seperti halnya kerajaan yang terpendam gan, palagi ditambah dengan udaranya yang sangat sejuk. Disana kami memang tidak begitu lama gan, mungkin cuman 15 menit, karena waktu kami memang terbatas. Sehingga di kawasan Candi Arjuna tersebut kami habiskan untuk menelusuri kawasan candi yang sangat eksotis tersebut dan tak lupa untuk mengabadikan tiap sudut Candi yang begitu indah itu.

.
          Setelah puas menelusuri dan mengabadikan momen-momen indah di Candi Arjuna kami pun memutuskan untuk melanjutkan menuju tempat wisata selanjutnya, yaitu Kawah Sikidang, lokasi kawah ini pun tidak terlalu jauh dari Candi Arjuna, hanya memakan waktu kurang lebih 5-10 menit menggunakan kendaraan bermotor. Kawah sikidang merupakan kawah aktif yang digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga Uap (PLTU), jadi gak heran gan kalo ketika agan-agan ke kawah Sikidang melihat banyak pralon-pralon besar yang isinya adalah gas (uap) yang berasal dari kawah tersebut.
          Walaupun ditengah perbukitan, di daerah kawah Sikidang hawanya cukup panas, karena teriknya matahari dan di sekeliling kawah hanyalah bebatuan dan belerang dan tidak ada pohon besar yang meneduhu kawah ini, sehingga waktu kami kesana, kami pun hanya sekedar mengambil foto kawah, selanjutnya kami pun bergegas menuju tempat wisata selanjutnya, 


          Oiya kalo agan-agan ingin ke kawah Sikidang jangan lupa membawa masker ya gan? soalnya aroma belerangnya sangat menyengat gan.
          Setelah puas menelusuri kawah Sikidang dan foto-foto kami pun bergegas menuju danau Telaga warna, yang letaknya juga tidak jauh dari kawah sikidang kok gan, paling sekitar 5-10 menitan kok gan. 


         Tak lama kemudia kami menunggangi motor akhirnya kami pun sampai di danau telaga warna. Kedatangan kami pun disambut dengan sebuah tulisa "Welcome to... Telaga Warna Dieng" yang terpampang di atas loket pembayaran. Setelah memarkirkan motor akhirnya kamipun bergegas menuju loket untuk membeli tiket masuk ke kawasan Telaga Warna ini, dan harga tiket masuknya pun cukup murah gan, cukup dengan membayar 5000 rupah per orang kita pun bisa memasuki kawasan Telaga Warna ini.
          Tiket masuk sudah ditangan, akhirnya kami pun langkah demi lengkah mulai memasuki pintu masuk telaga warna dan ternyata di dalam kawasan Telaga Warna ini tidak hanya sebuah danau aja gan, tapi di dalam kawasan ini ada beberapa wisata seperti tempat untuk tracking di area hutan Telaga Warna dan berbagai tempat menarik yang tidak bisa ane sebutkan karena ane kelupaan nama tempatnya apa aja, haaaa. Oiya di dalam kawasan Telaga Warna ini sangatlah sejuk gan, karena Telaga Warna ini dikelilingi oleh hutan yang sangat rindang dengan dedaunan yang sangat hijau..
         Tak lama kami menapaki kaki di kawasan Telaga Warna ini, kami pun akhirnya melihat sebuah danau yang terbentang luas dengan warna airnya yang berwarna hijau kebiruan, ntah kenapa warna airnya bisa begitu, tapi menurut hipotesis ane mungkin karena air tersebut mengandung belerang, Sungguh indah pemandangan di kawasan Telaga warna ini gan, jadi kalo agan-agan kesini harus membawa kamera ya? sayang banget tuh kalo udh kesini tapi gak bisa mengabadikan sudut-sudut indah di kawasan Telaga Warna, karena suasana Telaga Warna ini sangat romantis gan, apalagi kalo ke sini bersama sang kekasih gan. heeee


          Setelah puas menelusuri dan mengabadikan tiap sudut Telaga Warna sambil bercengkrama dengan para sahabat, akhirnya ane pun memutuskan untuk menyudahi perjalanan indah kami di kawasan Dieng Plateu, karena matahari sudah mulai terbenam dan supaya , akhirnya kami pun untuk memtusukan meninggalkan kawasan Telaga Warna yang indah ini dan mencari sebuah masjid di kawasan Dieng Plateu ini untuk sekedar melakukan sholat, bersih-bersih dan mempersiapkan untuk kembali ke kota asal kami, yaitu Jogja dan Klaten.
          Waktu menunjukkan pukul 15;30, kami pun berkumpul sebentar untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT agar selama perjalanan pulang selalu senantiasa berada dalam lindungan-Nya. Selanjutnya setelah selesai berdoa, kami pun bergegas menyalakan motor kami masing-masing dan...... " SAY GOOD BY DIENG, YOU ARE SO AMAZING".
          Berharap suatu hari nanti ane bisa kembali berwisata ke negeri diatas awan ini. Yah walaupun perjalanan kami hanya 2 hari, tapi perjalanan ini sangat berkesan gan, dimana kita bisa belajar tentang arti kehidupan, sahabat, alam, tantangan, dan kesetiakawanan. Oiya gan ini Salah satu pesan yang  ane terima  dari sebuah perjalanan ini di kawasan Dieng ini gan :
Jadi Ketika kita ingin melakukan traveling kapanpun dan dimanapun ingat pesan ini ya gan :

"Jangan meninggalkan apapun kecuali jejak"
"Jangan mengambil apapun kecuali gambar"
"Jangan membunuh apapun kecuali waktu"
(Salah satu pesan dari sebuah patok dikawasan gunung prau"

   Dan jadilah seorang traveler yang baik dan ramah lingkunag ya gan, kalo kita mencintai alam, alampun akan mencintai kita. :)

Estimasi biaya di hari kedua :
- Tiket Candi Arjuna + Kawah Sikidang = Rp 10000,00
- Tiket Telaga Warna = Rp 5000,00
- Makan di tengah perjalanan menuju Jogja = Rp 15000,00i

Total di hari kedua = Rp 30000,00

Total hari kedua + ketiga = Rp 211500,00

          Demikit sedikit cerita yang bisa ane ceritakan selama perjalanan ane sealama 2 hari di kawasan  Dieng Plateu. Jadi jangan lupa jadikan Dieng sebagai daftar list liburan kalian ya gan? Samapi jumpa di cerita perjalanan selanjunjutnya, ane juga mohon maaf kalo ada kata-kata yang salah dalam tulisan ini gan.  Keep Safety traveling gan. :D

Walaikusalam Wr.Wb.